Fakultas Tarbiyah IAIN Parepare – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare resmi terpilih mendapat hibah bantuan pemerintah untuk Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) bagi guru Kemendikdasmen tahun 2026. Melalui dua program studi unggulan di bawah naungan Fakultas Tarbiyah, yaitu Tadris IPS dan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), IAIN Parepare berkomitmen menjadi garda terdepan dalam peningkatan mutu dan kualifikasi tenaga pendidik di Indonesia.
Kepastian ini dimatangkan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) nasional yang digelar secara daring pada, Rabu (25/02/2026). Dalam pertemuan tersebut, Direktur Guru PAUD dan Pendidikan Nonformal Kemendikdasmen, Suparto, memberikan arahan strategis mengenai urgensi pemenuhan kualifikasi akademik minimal.
Ia menekankan bahwa berdasarkan Undang-Undang Guru dan Dosen, setiap pendidik wajib memiliki kualifikasi S1 atau Diploma Empat untuk menjamin profesionalisme dan kesejahteraan mereka.
"Melalui skema RPL, kami mendorong para guru untuk segera melakukan penyesuaian kualifikasi tanpa harus meninggalkan tugas pengabdiannya terlalu lama. Ini adalah langkah nyata pemerintah dalam mempercepat standardisasi guru nasional agar relevan dengan tantangan pendidikan masa kini," tegas Suparto dalam arahannya. Ia menambahkan bahwa kualitas pembelajaran di kelas sangat bergantung pada kompetensi akademik guru yang bersertifikasi.
Merespons arahan pusat tersebut, Dekan Fakultas Tarbiyah IAIN Parepare, Zulfah, menyatakan kesiapan penuh institusinya dalam menjalankan amanah besar ini. Ia menegaskan bahwa IAIN Parepare akan memfasilitasi para guru untuk mendapatkan pengakuan atas dedikasi dan pengalaman lapangan mereka ke dalam sistem akademik formal. Dengan konversi pengalaman kerja menjadi SKS, masa studi guru untuk meraih gelar sarjana akan menjadi lebih singkat dan efisien tanpa mengurangi kualitas lulusan.
Terkait pelaksanaan teknis, IAIN Parepare menyelaraskan kebijakan mengenai penetapan kuota peserta agar bantuan pemerintah ini tepat sasaran. Zulfah menekankan bahwa proses seleksi akan dikawal ketat untuk memastikan bahwa penerima hibah adalah guru yang benar-benar membutuhkan peningkatan kualifikasi namun memiliki rekam jejak pengabdian yang nyata di sekolah masing-masing. Langkah ini diambil untuk menjaga integritas program agar berdampak langsung pada kualitas pendidikan di daerah.
Dalam hal pengelolaan, IAIN Parepare berkomitmen menjaga transparansi dan akuntabilitas sesuai petunjuk teknis Kemendikdasmen. Pihak fakultas telah menyiapkan sistem administrasi internal yang mumpuni, mulai dari manajemen dana hibah hingga proses asesmen portofolio yang objektif. Hal ini dilakukan guna menjamin bahwa proses konversi nilai akademik berjalan akurat serta tetap menjunjung tinggi standar mutu akademik yang ditetapkan oleh kementerian.
Melalui program hibah RPL ini, IAIN Parepare berharap dapat memberikan kontribusi signifikan dalam melahirkan tenaga pendidik yang profesional dan kompeten, khususnya di wilayah Sulawesi Selatan. Langkah strategis ini menjadi bukti nyata bahwa IAIN Parepare adalah mitra tepercaya pemerintah dalam mentransformasi pendidikan nasional. Keberhasilan program ini diharapkan mampu meningkatkan standar pendidikan dasar dan menengah secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Penulis: Taufiq Hidayat
Editor: Mifda Hilmiyah
IAIN Parepare Perkuat Kualifikasi Guru, Prodi PIAUD dan Tadris IPS Terima Hibah RPL Kemendikdasmen