Fakultas Tarbiyah IAIN Parepare - Himpunan Mahasiswa Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (HMPS MPI) IAIN Parepare sukses menyelenggarakan kegiatan Training of Trainer (TOT) SAMARA MPI 2025 pada Seinin - Kamis, 27-30 Oktober 2025 di Gedung Fakultas Tarbiyah, Ruangan T108. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali peserta dengan kemampuan dasar kepemimpinan, komunikasi, dan teknik pelatihan yang efektif agar dapat menjadi trainer atau fasilitator yang profesional dalam kegiatan pelatihan di lingkungan Prodi MPI. Selain itu, TOT ini juga berperan sebagai wadah pembentukan karakter dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia mahasiswa MPI, yang diharapkan dapat menjadi penggerak utama dalam kegiatan SAMARA 2025.

Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dan alumni Prodi MPI. Kegiatan dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, yang diikuti oleh sambutan dari Koordinator SDM dan Ketua HMPS MPI. Dalam sambutannya, para pembicara menyampaikan pentingnya etika dan tanggung jawab sebagai seorang trainer yang dapat menjadi panutan bagi peserta pelatihan.

Materi pertama yang disampaikan adalah Persidangan, di mana peserta dilatih untuk memahami bagaimana cara efektif memimpin dan mengelola sesi-sesi diskusi atau persidangan dalam kegiatan pelatihan. Sesi kedua membahas Etika dan Tanggung Jawab Trainer, yang dipandu oleh Firman Arifin, S.Pd, yang menekankan pentingnya etika sebagai fondasi utama bagi seorang trainer.
"Etika adalah fondasi utama bagi seorang trainer. Seorang pelatih tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi juga menanamkan nilai-nilai tanggung jawab, kejujuran, dan kedisiplinan," ujar Firman.
Sesi berikutnya, Manajemen Forum, memberikan keterampilan kepada peserta tentang cara mengelola forum diskusi secara efektif, termasuk cara berkomunikasi dengan peserta dan memfasilitasi berbagai opini yang muncul. Tasbih, salah satu pemateri, juga memberikan pesan motivasional kepada calon instruktur,
"Dalam kegiatan ini, saya harap para calon instruktur bisa semaksimal mungkin memberikan yang terbaik kepada mahasiswa baru, mampu merangkul mereka, dan menyambut hangat kedatangannya, agar tercipta kenyamanan dan solidaritas untuk bergabung dengan keluarga besar MPI," ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan evaluasi dan penutupan, di mana peserta diberikan kesempatan untuk memberikan umpan balik tentang sesi pelatihan yang telah dilalui. Ketua Prodi MPI, A. Tien Asmara Palintan, M.Pd, dalam penutupannya menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan ini,
"Training of Trainer SAMARA MPI 2025 adalah langkah penting dalam mempersiapkan mahasiswa Prodi MPI untuk menjadi trainer yang tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga berkarakter dan siap menjadi pemimpin di masa depan. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari pengembangan kompetensi mahasiswa yang dapat memberikan dampak positif bagi prodi dan lembaga pendidikan pada umumnya," ungkapnya
Kegiatan Training of Trainer SAMARA MPI 2025 diharapkan dapat menghasilkan calon trainer yang profesional, kreatif, dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugasnya, serta mampu menjawab tantangan yang ada dalam dunia pendidikan dan pelatihan. (hfs)