Fakultas Tarbiyah IAIN Parepare - Mahasiswa Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) IAIN Parepare berhasil menorehkan prestasi dalam ajang Lomba Cerita Buku Sastra yang merupakan bagian dari kegiatan Gelanggang Buku yang diselenggarakan oleh Sampan Institute bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Prestasi tersebut diraih oleh mahasiswa PIAUD IAIN Parepare yang berhasil terpilih sebagai salah satu dari enam peserta terbaik pada ajang Lomba Cerita Buku Sastra. Kegiatan malam penutupan sekaligus malam apresiasi para pemenang dilaksanakan pada Minggu, (27/09/2026), bertempat di Gedung Perpustakaan Umum Panrita Kota Parepare.
Malam apresiasi Gelanggang Buku menjadi puncak rangkaian kegiatan yang memberikan penghargaan kepada para peserta terbaik dari berbagai kategori lomba. Selain pemberian apresiasi, kegiatan tersebut juga menghadirkan berbagai pertunjukan literasi, seperti pembacaan puisi, cerita pendek, dan musikalisasi puisi.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Sampan Institute ini terbuka untuk masyarakat umum dan turut dihadiri oleh para peserta lomba, pemenang kegiatan, pegiat literasi, serta sejumlah penampil seni, di antaranya Rasmida, Fajriani, Ilo, Ibrahim La Iman, Dirja, Asti, dan Syair Muharram.
Kepala Perpustakaan Umum Panrita Kota Parepare, Drs. H. Ahmad, M.Si., menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan literasi yang menjadikan perpustakaan sebagai ruang bertemunya masyarakat, komunitas, dan generasi muda untuk mengembangkan kreativitas.
Menurutnya, kegiatan seperti Gelanggang Buku memiliki peran penting dalam membangun budaya membaca dan menulis di tengah masyarakat.
“Perpustakaan tidak hanya menjadi tempat membaca buku, tetapi juga harus menjadi ruang tumbuhnya kreativitas, ide, dan aktivitas literasi masyarakat. Kegiatan seperti ini menjadi langkah positif untuk mendorong generasi muda semakin dekat dengan dunia literasi,” ungkapnya.
Ia berharap kolaborasi antara komunitas literasi, perguruan tinggi, dan lembaga pendidikan dapat terus dikembangkan sehingga perpustakaan dapat menjadi pusat kegiatan intelektual dan kebudayaan bagi masyarakat.

Keikutsertaan mahasiswa PIAUD IAIN Parepare dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari penguatan kompetensi mahasiswa, khususnya dalam bidang literasi, kemampuan bercerita, serta keterampilan komunikasi. Kegiatan ini juga memiliki keterkaitan dengan pembelajaran pada mata kuliah Pengembangan Bahasa dan Literasi yang diampu oleh dosen PIAUD, Syarifah Halifah.
Ketua Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) IAIN Parepare, Novita Ashari, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas capaian mahasiswa yang mampu berpartisipasi dan menunjukkan kemampuan dalam bidang literasi.
Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan literasi menjadi bagian penting dalam membentuk calon pendidik anak usia dini yang kreatif, komunikatif, dan memiliki wawasan luas.
“Prestasi dan keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan literasi seperti ini menjadi kebanggaan bagi Program Studi PIAUD. Mahasiswa tidak hanya dituntut memahami teori pendidikan anak usia dini, tetapi juga perlu memiliki kemampuan berbahasa, bercerita, dan berkomunikasi yang baik sebagai bekal menjadi pendidik,” ungkap Novita Ashari.
Ia juga berharap mahasiswa PIAUD terus aktif mengikuti berbagai kegiatan pengembangan diri yang dapat memperkuat kompetensi akademik maupun nonakademik.
“Kegiatan literasi memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengeksplorasi kreativitas dan meningkatkan kepercayaan diri. Pengalaman seperti ini akan menjadi modal penting ketika mereka nantinya mendampingi perkembangan bahasa dan literasi anak usia dini,” tambahnya.
Dosen Pengampu Mata Kuliah Pengembangan Bahasa dan Literasi, Syarifah Halifah, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk implementasi pembelajaran yang mendorong mahasiswa untuk terlibat langsung dalam aktivitas literasi.
“Mahasiswa perlu mendapatkan pengalaman nyata dalam mengembangkan kemampuan literasi. Melalui kegiatan seperti ini, mereka belajar bagaimana menyampaikan cerita, mengolah ide, dan membangun komunikasi yang efektif,” ujarnya.
Melalui capaian tersebut, Program Studi PIAUD IAIN Parepare terus mendorong mahasiswa untuk aktif mengembangkan potensi diri melalui kegiatan akademik maupun kegiatan literasi di masyarakat. Hal ini menjadi bagian dari upaya mencetak calon pendidik anak usia dini yang profesional, kreatif, dan memiliki kepedulian terhadap pengembangan budaya literasi. (hfs)