Skip ke Konten

Mahasiswi PAI IAIN Parepare Raih Juara 1 KTIQ MTQ XI Luwu Timur, Siap Wakili Daerah ke Tingkat Provinsi Sulsel

22 Februari 2026 oleh
IAIN Parepare, Hafis
| Belum ada komentar

Fakultas Tarbiyah IAIN Parepare - Prestasi membanggakan diraih oleh mahasiswi Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) IAIN Parepare, Nurlingga Ibrahim, yang berhasil meraih Juara 1 pada cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ) kategori putri dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an XI Luwu Timur. Kegiatan tersebut digelar di SMAN 10 Luwu Timur.

Babak penyisihan berlangsung pada Senin (09/02/2026) dan diikuti oleh 10 peserta perempuan. Dalam setiap tahapan lomba, peserta diwajibkan mengetik manuskrip karya ilmiah secara langsung di bawah pengawasan ketat dewan juri.

Nurlingga berhasil melaju ke babak semifinal pada Rabu (11/02/2026) dengan menyisakan enam peserta terbaik. Kualitas substansi dan sistematika penulisan yang kuat mengantarkannya ke babak final pada Jumat (13/02/2026). Pada tahap akhir, peserta tidak hanya menyusun karya ilmiah, tetapi juga mempresentasikan serta mempertahankan argumen di hadapan panel juri.

Dengan penguasaan materi yang komprehensif dan argumentasi yang sistematis, Nurlingga meraih skor tertinggi 110,00, unggul atas peringkat kedua (104,50) dan ketiga (98,50), sekaligus mengalahkan peserta dari berbagai distrik lainnya.

Atas capaian tersebut, ia akan mewakili Kabupaten Luwu Timur pada MTQ tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang dijadwalkan berlangsung pada 10–18 April 2026 di Kabupaten Maros.

Mahasiswi PAI semester 8 ini mengaku tidak menyangka dapat meraih juara pertama. “Alhamdulillah, saya tidak menyangka akan meraih juara 1 di kompetisi MTQ cabang KTIQ di Luwu Timur,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa awalnya mengikuti lomba tersebut untuk menambah pengalaman dan memperluas wawasan dalam bidang kepenulisan ilmiah Al-Qur’an. Kompetisi ini juga mempertemukannya dengan peserta dari berbagai sekolah dan perguruan tinggi.

“Saya percaya bahwa hidup bukanlah tentang pencapaian, melainkan sebuah perjalanan panjang yang penuh dengan proses. Masih banyak hal yang harus dilalui, dipelajari, dan disyukuri. Saya berharap pencapaian ini menjadi langkah untuk terus belajar dan mencapai hal-hal baik di masa depan,” ungkapnya.

Nurlingga juga mengajak mahasiswa untuk memaksimalkan peluang akademik yang dimiliki. “Sebagai mahasiswa, kita memiliki hak istimewa akademis, akses ke literatur ilmiah, bimbingan dari dosen, dan ruang diskusi yang tidak dimiliki semua orang. Karena itu, manfaatkanlah sebaik-baiknya,” sarannya.

Menurutnya, partisipasi dalam kompetisi, penelitian, maupun forum ilmiah merupakan ruang pembelajaran yang strategis. “Dari situ, kita belajar untuk berani meraih peluang dan memahami bahwa menang atau kalah adalah bagian dari proses pembelajaran,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Program Studi PAI IAIN Parepare, Rustan Efendy, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut.

“Kami menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat tertinggi kepada Ibu Nurlingga Ibrahim atas prestasinya sebagai juara pertama dalam Lomba Menulis Ilmiah Al-Qur'an. Prestasi ini tentu tidak mudah dan membutuhkan perjuangan, dedikasi, keseriusan, ketekunan, dan disiplin yang tinggi,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa capaian tersebut merupakan buah dari potensi dan konsistensi yang telah lama terlihat. “Dia adalah mahasiswi PAI yang memiliki potensi luar biasa di bidang penulisan sejak awal. Banyak karya telah dihasilkan. Harapan kami, dia terus meraih prestasi. Ini merupakan pencapaian yang luar biasa. Selamat!” ungkapnya.

Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa PAI IAIN Parepare mampu bersaing dan unggul dalam kompetisi ilmiah berbasis Al-Qur’an, sekaligus memperkuat reputasi akademik kampus di tingkat regional dan provinsi.

Penulis: Nur Aeny

Editor: Mifda Hilmiyah 


IAIN Parepare, Hafis 22 Februari 2026
Share post ini
Label
Arsip
Masuk untuk meninggalkan komentar