Skip ke Konten

Optimalisasi Digital di Era Disrupsi: Dekan Fakultas Tarbiyah IAIN Parepare Tekankan Urgensi Humanisme dalam Teknologi

11 Juni 2026 oleh
Optimalisasi Digital di Era Disrupsi: Dekan Fakultas Tarbiyah IAIN Parepare Tekankan Urgensi Humanisme dalam Teknologi
Taufiq Hidayat
| Belum ada komentar

Fakultas Tarbiyah – Program Pascasarjana IAIN Parepare sukses menyelenggarakan agenda akademik bergengsi bertajuk International Guest Lecture of Post Graduate Program (IGLoPas) pada Kamis malam (11/06). Mengangkat tema krusial "Optimalisasi Pengelolaan Sumber Belajar Digital untuk Penguatan Kompetensi Pendidik di Era Disrupsi", kegiatan ini menghadirkan kolaborasi pemikiran antara pakar internasional Prof. Dr. Muhammad Yaumi, M.Hum., M.A. dari University of Northern Iowa, USA, bersama Dekan Fakultas Tarbiyah IAIN Parepare, Dr. Ahdar, S.Ag., S.Sos., M.Pd.I. Acara yang berlangsung via Zoom dan YouTube ini menjadi magnet bagi ratusan praktisi pendidikan yang ingin mendalami strategi bertahan dan berkembang di tengah hantaman gelombang digital.

Dalam pemaparannya, Dr. Ahdar menggarisbawahi tantangan nyata yang dihadapi dunia pendidikan saat ini, yakni badai disrupsi. Beliau menjelaskan bahwa meski teknologi menawarkan peluang besar seperti personalisasi pembelajaran berbasis AI, terdapat risiko sosiologis yang tidak boleh diabaikan, mulai dari kesenjangan akses hingga degradasi kognitif. Dr. Ahdar menegaskan bahwa "Arsitektur Pembelajaran Masa Depan" haruslah mampu memadukan efisiensi teknologi dengan empati kemanusiaan. Menurut beliau, teknologi hanyalah alat bantu yang harus dikelola secara humanis, bukan untuk menggantikan peran esensial pendidik sebagai figur moral dan sosial.

Lebih jauh, Dr. Ahdar membedah strategi praktis bagi para pendidik melalui konsep kurasi konten digital. Beliau memperkenalkan model kerja sistematis "Kurasi 5C" yang terdiri dari Collect (Mengumpulkan), Categorize (Mengkategorisasikan), Critique (Mengkritisi), Conceptualize (Konseptualisasi), dan Circulate (Menyebarluaskan). Strategi ini ditawarkan sebagai solusi di tengah fenomena information overload, di mana pendidik dituntut memiliki ketajaman intelektual untuk menyaring materi yang relevan, valid, dan bebas hoaks sebelum disampaikan kepada peserta didik, sehingga investasi waktu dalam pengelolaan digital benar-benar berdampak pada kualitas interaksi di kelas.

Menyinggung isu mutakhir mengenai Kecerdasan Buatan (AI), Dr. Ahdar mengarahkan pandangan peserta pada model Human-in-the-loop. Beliau memproyeksikan AI bukan sebagai pemimpin otonom di ruang kelas, melainkan sebagai asisten robot hibrid yang mendukung tugas-tugas administratif dan pengulangan materi, sementara guru tetap memegang kendali penuh atas keputusan pedagogis. "Sangat spekulatif jika kita membiarkan robot memimpin secara otonom, karena mereka gagal memahami konteks budaya, emosi, dan resolusi konflik manusia yang kompleks," tegas Dekan Fakultas Tarbiyah tersebut dalam sesi diskusi yang interaktif.

Sebagai penutup materinya, Dr. Ahdar memberikan rekomendasi mengenai desain pelatihan pendidik yang ideal. Beliau mendorong pergeseran dari pendekatan "satu ukuran untuk semua" yang sering kali gagal di lapangan, menuju pendekatan kemitraan (best practice) yang melibatkan bimbingan personal dan komunitas praktisi (PLC). Hal ini dianggap sangat relevan dengan semangat Kurikulum Merdeka yang menekankan pada penguasaan literasi digital secara berjenjang, mulai dari penguasaan perangkat dasar hingga menjadi duta teknologi yang mampu menginspirasi ekosistem pendidikan secara nasional.

Kegiatan IGLoPas ini menjadi bukti nyata komitmen Fakultas Tarbiyah IAIN Parepare dalam mengawal modernisasi pendidikan di lingkungan kampus dan masyarakat luas. Dr. Ahdar berharap, melalui wawasan yang dibagikan, para pendidik dapat terus menjadi "suluh kemanusiaan" yang kritis, kreatif, dan inspiratif. "Jadikan teknologi sebagai alat bantu, namun biarkan hati nurani dan kebijaksanaan pendidik tetap menjadi kompas utama dalam mengukur masa depan pendidikan," pungkasnya yang disambut apresiasi tinggi oleh para peserta dari berbagai belahan daerah.

Optimalisasi Digital di Era Disrupsi: Dekan Fakultas Tarbiyah IAIN Parepare Tekankan Urgensi Humanisme dalam Teknologi
Taufiq Hidayat 11 Juni 2026
Share post ini
Label
Arsip
Masuk untuk meninggalkan komentar