Fakultas Tarbiyah IAIN Parepare - Program Studi Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah IAIN Parepare mulai menata arah pengembangan program studi tahun 2026 melalui rapat perdana yang digelar pada Selasa (9/6/2026) di Room Meeting Fakultas Tarbiyah IAIN Parepare.
Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua Program Studi Tadris Matematika, Dr. Abdillah, M.Pd., tersebut menjadi ruang konsolidasi bagi dosen dalam merumuskan agenda strategis program studi. Agenda tersebut mencakup penguatan tridharma perguruan tinggi, kesinambungan program kerja, pengembangan kegiatan kemahasiswaan, serta perluasan jejaring kolaborasi nasional dan internasional.

Kegiatan ini dihadiri oleh dosen DTPS Program Studi Tadris Matematika. Rapat diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan silaturahmi antar dosen, penyampaian arah pengembangan program studi, evaluasi program kerja sebelumnya, pembagian tugas bidang pendidikan, penelitian, pengabdian, dan kemahasiswaan, serta penyusunan program prioritas tahun akademik 2026/2027.
Dalam arahannya, Dr. Abdillah menekankan bahwa Program Studi Tadris Matematika perlu bergerak lebih adaptif dan terbuka terhadap peluang kerja sama. Menurutnya, penguatan jejaring kolaborasi menjadi salah satu langkah penting dalam mendorong program studi agar mampu bersaing, baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Ke depan, kita perlu memperluas jejaring kolaborasi, termasuk melalui dosen yang sedang studi di luar negeri. Kolaborasi internasional, baik dalam penelitian, pengabdian, maupun kegiatan lomba, menjadi bagian penting dalam mendorong program studi yang berdaya saing global,” ujar Abdillah.

Selain menyoroti pentingnya kolaborasi global, Dr. Abdillah juga mendorong pengembangan Math and Logic Competition atau MLC sebagai salah satu agenda tahunan unggulan Program Studi Tadris Matematika. Kegiatan tersebut dinilai tidak hanya menjadi ruang kompetisi akademik, tetapi juga dapat menjadi media promosi, sosialisasi, dan penguatan citra program studi di kalangan sekolah.
Ia juga menyampaikan bahwa karakteristik mahasiswa Tadris Matematika saat ini menunjukkan perkembangan yang baik. Karena itu, potensi tersebut perlu terus diarahkan melalui kegiatan akademik, kemahasiswaan, penelitian, dan pengabdian yang lebih produktif.
Pada kesempatan yang sama, Dr. Buhaerah, M.Pd., selaku Ketua Program Studi sebelumnya, turut memaparkan perjalanan perkembangan Tadris Matematika sejak awal berdiri hingga mencapai berbagai capaian akademik. Ia menilai bahwa kualitas akademik program studi telah berada pada jalur yang baik, namun tetap perlu diperkuat melalui target penelitian dan pengabdian yang jelas setiap tahun.
“Program studi ini telah memiliki kualitas akademik yang baik. Ke depan, setiap dosen perlu memiliki target penelitian dan pengabdian setiap tahun, termasuk melalui Litapdimas, agar pengembangan program studi semakin terarah dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Dr. Buhaerah juga menekankan pentingnya optimalisasi pengabdian kepada masyarakat, tindak lanjut kerja sama dengan MGMP Parepare, pemberdayaan alumni dalam pengelolaan jurnal dan pengarsipan, serta sosialisasi yang lebih intensif ke sekolah-sekolah untuk menjaga keberlanjutan penerimaan mahasiswa baru.
Sementara itu, Zulfiqar Busrah, M.Si., menambahkan bahwa penguatan program studi perlu ditopang oleh kolaborasi dosen, mahasiswa, alumni, dan HMPS. Ia menilai bahwa kegiatan penelitian, pengabdian, publikasi, serta lomba matematika dapat menjadi instrumen penting dalam memperluas jangkauan dan daya tarik Program Studi Tadris Matematika.
“Kolaborasi penelitian dan pengabdian perlu terus diperkuat. Selain itu, kegiatan seperti lomba matematika dapat menjadi ruang pengembangan mahasiswa sekaligus sarana memperkenalkan Program Studi Tadris Matematika kepada sekolah-sekolah,” ujarnya.
Melalui rapat perdana ini, Program Studi Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah IAIN Parepare menegaskan komitmennya untuk membangun arah pengembangan program studi yang lebih terencana, kolaboratif, dan berorientasi pada daya saing. Forum tersebut juga menjadi langkah awal dalam menyusun program prioritas tahun akademik 2026/2027 agar pelaksanaan tridharma perguruan tinggi dapat berjalan lebih optimal dan berdampak luas. (hfs)