Jakarta - Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare resmi menyepakati Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri (UIN) K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Kesepakatan strategis ini ditandatangani pada hari Jumat (19/06/2026) bertempat di Luminor Hotel Pecenongan, Jakarta. Momen penandatanganan tersebut terasa istimewa karena dilaksanakan di tempat yang sama, tepat setelah agenda Kegiatan Peningkatan Layanan Pendidikan Profesi Guru (PPG) dan Evaluasi Uji Kompetensi Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (UKMPPG) Kemenag rampung diselenggarakan. PKS ini ditujukan untuk mensinergikan potensi masing-masing pihak guna memperoleh hasil yang maksimal dalam kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Langkah kolaboratif ini diinisiasi secara khusus sebagai wujud komitmen bersama untuk menggenjot peningkatan mutu pendidikan, serta pengembangan sumber daya manusia di kedua institusi. Objek utama dari perjanjian ini mencakup pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi. Dalam batas-batas kemampuan yang dapat dilaksanakan, ruang lingkup kerja sama yang disepakati akan melibatkan pelaksanaan teknis secara langsung oleh para Ketua Program Studi.
Adapun program studi dari kedua institusi yang bersinergi meliputi Program Studi Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Bahasa Arab, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Tadris Bahasa Inggris, Tadris Matematika, Tadris Bahasa Indonesia, dan Pendidikan Profesi Guru. Secara administratif, landasan kerja sama ini disepakati berlaku untuk jangka waktu 5 (lima) tahun terhitung sejak dokumen ditandatangani oleh kedua belah pihak, dan dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan bersama.

Menanggapi penandatanganan kesepakatan ini, Dekan FTIK UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Prof. Dr. H. Muhlisin, M.Ag., menyampaikan antusiasmenya dalam memperkokoh hubungan antarlembaga. "Kerja sama ini merupakan langkah penting untuk saling menguatkan dalam pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi. Kami berharap sinergi lintas kampus ini dapat melahirkan inovasi-inovasi akademik, riset kolaboratif, serta pengabdian yang memberikan dampak positif dan nyata bagi pengembangan pendidikan Islam di kedua institusi," ungkap Prof. Muhlisin.
Tanggapan selaras dan komitmen kuat juga ditunjukkan oleh Dekan Fakultas Tarbiyah IAIN Parepare, Dr. Ahdar, M.Pd.I.. Beliau menyambut baik inisiatif strategis ini sebagai peluang besar bagi pengembangan fakultas. "Kami di Fakultas Tarbiyah IAIN Parepare sangat menyambut baik kolaborasi bersama FTIK UIN Gusdur. Penandatanganan PKS ini bukan sekadar dokumen formalitas di atas kertas, melainkan pakta integritas dan wujud nyata komitmen kita untuk saling bertukar praktik baik. Kami siap menindaklanjuti kesepakatan ini ke dalam aksi nyata di tiap program studi demi meningkatkan daya saing mutu layanan akademik dan kualitas lulusan kita," tegas Dr. Ahdar.
Pelaksanaan dari kemitraan ini diharapkan tidak akan terpengaruh oleh terjadinya pergantian kepemimpinan di masa mendatang. Melalui jalinan kerja sama yang kokoh ini, Fakultas Tarbiyah IAIN Parepare optimis dapat terus berinovasi dan memperluas jaringan akademik di tingkat nasional.