Skip ke Konten

Fakultas Tarbiyah IAIN Parepare Perkuat Pendidikan Berkualitas di Daerah 3T melalui Pendampingan kepada Guru Madrasah dalam Penyusunan perangkat Pembelajaran KBC Berbasis AI

8 Agustus 2026 oleh
IAIN Parepare, Hafis
| Belum ada komentar

Fakultas Tarbiyah IAIN Parepare - Fakultas Tarbiyah IAIN Parepare memperkuat kolaborasi dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantaeng melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) yang dirangkaikan dengan pendampingan guru madrasah wilayah 3T dalam penyusunan perangkat pembelajaran Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) menggunakan Artificial Intelligence (AI).

Kegiatan berlangsung pada Jumat, (07/08/2026), di Balla Bicara, Dampang, Kelurahan Gantarangkeke, Kecamatan Gantarangkeke, Kabupaten Bantaeng. Sekitar 30 guru madrasah wilayah 3T mengikuti kegiatan yang dibuka langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantaeng, H. Misbah, S.Ag., M.A.

Pendampingan diarahkan untuk membantu guru memanfaatkan AI dalam mengembangkan berbagai komponen perangkat pembelajaran KBC. Peserta tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai penggunaan teknologi, tetapi juga melakukan praktik langsung dalam menyusun perangkat pembelajaran yang disesuaikan dengan tujuan pembelajaran, karakteristik peserta didik, dan konteks madrasah masing-masing.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantaeng, H. Misbah, S.Ag., M.A., menyambut baik kolaborasi tersebut. Menurutnya, peningkatan kompetensi guru di tengah perkembangan teknologi menjadi kebutuhan penting, termasuk bagi pendidik yang bertugas di wilayah 3T.

“Kami sangat mengapresiasi kerja sama dan pendampingan yang dilakukan Fakultas Tarbiyah IAIN Parepare. Guru perlu terus meningkatkan kompetensinya agar mampu mengikuti perkembangan pendidikan dan teknologi. Kehadiran AI diharapkan dapat membantu pekerjaan guru, tetapi tetap digunakan secara bijak dan sesuai kebutuhan pembelajaran,” ujarnya.

Dekan Fakultas Tarbiyah IAIN Parepare, Dr. Ahdar, M.Pd.I., menegaskan bahwa teknologi harus ditempatkan sebagai alat bantu yang memperkuat profesionalitas guru, bukan menggantikan peran pendidik.

“AI dapat membantu guru bekerja lebih efektif dan efisien dalam menyiapkan perangkat pembelajaran. Namun, keputusan akhir tetap berada pada guru karena merekalah yang memahami tujuan pembelajaran, kondisi peserta didik, dan nilai-nilai yang ingin dibangun melalui Kurikulum Berbasis Cinta,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Fakultas Tarbiyah memperluas akses pengembangan kompetensi bagi guru madrasah, terutama di wilayah 3T.

Para peserta menunjukkan antusiasme selama mengikuti pendampingan. Pemanfaatan AI dinilai membantu mempercepat proses penyusunan perangkat pembelajaran sehingga guru memiliki lebih banyak ruang untuk berfokus pada kreativitas mengajar, refleksi pembelajaran, dan pendampingan peserta didik.

Kegiatan ini sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, SDG 10 tentang Berkurangnya Kesenjangan, serta SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Melalui implementasi kerja sama ini, Fakultas Tarbiyah IAIN Parepare dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantaeng berkomitmen memperkuat kapasitas guru, memperluas akses terhadap teknologi pendidikan, serta menghadirkan kolaborasi yang berkelanjutan untuk peningkatan mutu pendidikan madrasah. (hfs) 

IAIN Parepare, Hafis 8 Agustus 2026
Share post ini
Label
Arsip
Masuk untuk meninggalkan komentar